Ini saat pertama kalinya aku memulai kisah ku. Ku ingin hal ini bisa menjadi inspirasi dan kenang-kenangan ku kelak di hari tua atau ingin ku bagi dengan teman-teman, mungkin ada yang dapat dipelajari dari kisah sehari-hari ku ini.
Malam sebelumnya (Minggu, 14 November 2010) sebelum tidur, seperti biasa aku mengambil HP yang tersimpan di kantung celana untuk kemudian aku mengaktifkan alaram tepat Jam 05.00 (ingin cepat bangun, soalnya dalam angan-agan ku setiap pagi aku ingin setelah bangun melakukan rutinitas yang belum terlaksana sampai dengan saat sekarang ini, saat teduh, olah raga, mandi dan kemudian membaca buku atau Online Baca Website kompas. Hehe
Keesokan harinya, alaram pun berbunyi tapi lagi-lagi rasa kantuk mengalahkan ku. Bukannya aku malah bangun akan tetapi yang ku lakukan malah mematikan alarm yang telah ku aktifkan di Hp miniku yang telah dua tahun menemaniku.
Jam 6 lewat (ga tahu persis berapa) aku terbangun. Hal yang pertama aku lakukan, bangkit dan ambil gelas yang ada di samping tv dan mengarahkannya ke Dispenser yang berada tidak jauh dari tv. Glek-glek… ku minum sampai habis satu gelas air.
Karena hari ini jadual kuliah ku pukul 10.30 WIB, aku bersantai-santai sejenak di depan tv. Ini lah terkadang terus mengiang-ngiang dalam benak kepala ku, betapa terkadang, bahkan sering, waktu ku terbuang begitu saja. Meskipun sebenarnya dapat pula dikatakan waktu itu tidak terbuang begitu saja karena khan diisi dengan menonton.
Setelah itu ku ambil handuk (walaupun ga handuk sendiri sih, hehe… di tempat aku ngontrak sekarang, ada enak ada ga enak nya sih, walaupun yang enaknya lebih banyak dari ga enaknya (untung donk?) ya begitulah,hehe… punya temen yang baik, penuh semangat, and yang satu ini nih, saling berbagi, wah… ngeri ya!!! Ya begitu lah di tempat kontrakan ku bersama teman-teman ku delapan orang, berbagi memakai handuk, sepatu bahkan kaus kaki pun juga berbagai, hehe… masalah yang terakhir ini ni, memakai kaus kaki, salah satu yang dikeluhkan teman ku Qbenk, kadang yang bikini ia jengkel setelah kaus kakinya di cuci kemudian tiba-tiba lenyap (udah dipakai maksudnya) hehe…)
Mandi, guyur sana guyur sini, selesai sudah, tidak perlu lama-lama, yang penting bersih, hehe.. Pakai baju, celana, ambil buku, go!!!!!!!!!!!!!!!!!
Jalan dulu sedikit untuk menuju ke halte bus kampus, lumayan juga sih berjalan bagi semut, hehe … dari kejauhan tampak ada 3 bus sedang nongkrong nungguin mahasiswa and masyarakat yang ingin pergi ke bukit (disini begitu ngomongnya). Lompat!!! Dan duduk!!! Kata guru, Manfaatkan waktu mu ya anak-anak ku kalau pepatah ngomong “Waktu itu adalah uang bos!!!” tanpa banyak Tanya buka tas dan ambil buku Korupsi (wah, mari kita tumpas korupsi, xixixix) buku yang menarik, enak untuk di baca.
Akhirnya sampai juga di kampus, berhenti di gedung F, sambil menenteng buku, lumayan juga ada beberapa lembar telah terbaca ku. Sesampainya di ruangan ternyata bpk Boyce, dosen Ekonomi Politik dan Kemiskinan kami belum tiba hanya ada kak Lusi yang telah tiba dan lagi asik dengan buku ditangannya.
Setelah menunggu lumayan lama, akhirnya bpk yang masih muda itu tiba. Kuliah yang menarik dengan kebingungan terngiang dan berputar-putar dikepala ku. Betapa tidak, sewaktu di kuliah tadi bpk Boy mengatakan apakah Dinas Pertambangan, Lingkungan Hidup dan Penanaman Modal dapat disatukan? Terjadi adu argumen, ada yang mengatakan tidak dan ada yang mengatakan bisa, aku salah satu yang mengatakan bisa.
Kemudaian bpk Boy berusaha menjelaskan bahwa jika dilihat dari sudut ekonomi penggabungan itu bisa dilakukan dan memberikan manfaat debirokratisasi satu pintu, tetapi jika dilihat dari sisi politik hal itu tidak dapat dilakukan karena akan menimbulkan ketidakberesan karena fungsinya tidak berjalan dengan semestinya. Akan tetapi ekonomi politik tidak memandang dari dua sisi itu. Intinya berbica mengenai kepentingan rakyat (Menghitung nilai)
Pikiran ku mulai berkecamuk apalagi dengan ditambah kata bpk itu bahwa penggabungan itu adalah bencana. Lalu ku bertanya kenapa dapat dikatakan bencana? Dan pada akhirnya bpk menganalogikannya dengan dokter umum (setelah digabungkan) kemudian dokter spesialis (tidak digabungkan). Aku menjadi semakin bingung dengan sifat, fungsi dan perannya setelah dan sebelum digabungkan menjadi satu atap.
Pulang dengan kebingungan! Berjalan ke pustaka yang tidak jauh dari gedung kuliah bertemu dengan sadarak junior ku di Jurusan Ilmu Ekonomi, duduk sebentar dan bercakap-cakap kemudian pulang.
Sesampainya dirumah, buka laptop untuk ngelihat-lihat bentar sampai sorenya lakukan pemotretan di belakang rumah. Hehe…
Malam harinya aku Qbenk dan Ture terjadi diskusi hangat mengenai wanita. Oh wanita…. Kau ada menghiasi hari-hari hingga menjadi indah seperti pelangi. Tak dapat kubayangkan betapa indahnya!!! Setelah itu ku buat tulisan ini……
Dan kemudian bersiap untuk tidur, seperti biasa aktifkan Alarm untuk bangun pagi, soalnya mw marathon sama temen-temen, hehe….(Eits, salah satu teman kami, Surya, sedang asik nelfon dengan doi-nya, hehe) Selamat tidur!!!!
Semoga Tuhan Jesus memberkati hari-hari mu. Amin!!!!
GBU!!!!