Sabtu, 04 Juni 2011
Senin, 30 Mei 2011
Ketiga
Dengan mata berbinar-binar ku tuliskan kisah ku selama satu hari ini. Disaat aku menuliskan hal ini, ada teman ku Qbenk yang lagi asik mendengarkan lagu rohani, katanya dia lagi banyak yang dipikirin (menurut ku sih mungkin juga begitu), selain temanku yang rajin masak itu, ada juga salah satunya yaitu Gibson yang lagi asik menonton tv dengan film action dan Surya yang lagi asik nelfon (ngbrol dengan doinya,hehehe)
Ini libur yang tidak terlalu menyenangkan bagiku. Entah kenapa aku selalu tidak konsisten dengan apa yang telah aku lakukan. Untuk besok aku harus bisa konsisten menjalankan apa yang telah aku niatkan.
Seperti biasanya alarm yang telah aku pasang, berbunyi, bukannya bangkit malah alarm itu aku matikan. Begitu terus sampai yang ke-3 kalinya. Setelah itu jam 06.30 aku bangun dan berdoa sebentar untuk kemudian segera bangkit untuk mengambil segelas air untuk ku minum (sudah menjadi kebiasaan ku melakukan hal itu setiap pagi setelah bangun dari tidur).
Setelah itu duduk di kursi nonton berita dengan temanku Ture dan Gibson, yang telah lebih dulu bangun dari aku. Begitu terus beberapa jam. Tidur, ngenet, nonton, tidur lagi, begitu terus sampai tengah hari.
Bersyukur karena ada kegiatan Dies Natalis PMKRI pukul 15.00 WIB. Setelah mandi pukul 14.00 WIB segera menggunakan pakaian dan ketika mau berangkat clingak clinguk ech ternyata sandal tidak ada. Duhhh gawat ni… Tanya dengan Juanda (temen aku yang satu ini anaknya asikkkkk… meskipun terkadang tidak terlalu suka bercanda,xixixi) “tadi lagi dipakai si Sayo bg… tunggu aja lah bentar lagi mungkin dia datang. Tunggu bentar ga tahunya rintik-rintik hujan datang membasahi permukaan bumi yang kering. Dasar!!!!! Sudah rapi… hujan datang pula!!! Akhirnya aku ga berangkat!!! Dari pada bengong mari kita tidur!!!! Hehe
Setelah lumayan lama tidur, aku terbangun dengan keadaan perut kosong. Keluar dari kamar aku mendapati teman ku Gibson dan Surya lagi asik makan di depan TV… (Tanya dulu ah, mungkin surya ada sambalnya,hehe) ech ga tahunya sudah habis…
Yahhhh!!!! Hujan masih belum reda, perut keroncongan bahkan dangdutan lagi!!! Hehehe… tunggu hujan reda lah, pikirku!!!!
Setelah itu tidak begitu lama temanku Sayonaro tiba, masuk ke kamar bentar kemudian menuju ke dapur dan melihat temanku Sayo telah memegang sepiring nasi ditangannya…. Tanya lagi ach… mungkin Sayo punya sanbal…. Ech ternyata benar, “bagi lah yo sambal mu” Tanya lah dulu dengan Surya, mau bagi dua kami” Mantap nih,pikirku, segera ku langkahkan kaki menuju ke ruang depan. Sur… sambal mu sama ku lah ya…. “ambil lah!!!”
Sebelum makan, doa dulu, ech ga tahunya sambal itu dari pacarnya temen aku Sayo, “Apa!!!!!” aku kaget, tp kepalang dah di makan, lanjut aja….
Setelah itu malamnya tiba-tiba perut ku mual dan muntah-muntah banyak kali…
Apa ini??? Tapi aku tidak mau banyak berpikir yang tidak-tidak…. Malam pun tiba, temen ku Ture tiba dari Solok selatan untuk survey KKN tematiknya… duhhh!!! Kelihatannya dia kedinginan.
Kemudian kami mencari makan dengan Entat (nama kecil kami ketika sewaktu kecil dan sampai sekarang aku memanggilnya dengan entat… hehe dulu, sewaktu kecil aku di namai Entik karena ujung nama panggilan ku Mar-Kus… dan Kus=Tikus… dasar temen-temen ku, tapi sampai sekarang dari kami berlima ada bigges dengan panggilan bigguk, Iyando dengan Guddong¸ Dono dengan Quddong, Benjonson dengan Entat kemudian aku)
Makan bersama dengan teman-teman ada 4 bungkus nasi goreng dan tiga nasi bungkus dari Cahaya Surya.
Setelah makan nonton lagi… dan datang lah temanku Qbenk dari warnet. Kemudian kami ke pasar baru untuk mencari makanan dan minuman.
Dah dulu ya…
Tudur achhh…!!! Hehe
Met Istirahat aja ya..!!!
Tuhan memberkati.
GBU!!!!
Padang,17 November 2010 (Pukul : 01.00 WIB)Kedua
Ngantuk banget… tapi harus semangat buat nulis, hehe
Oh y, sewaktu selesai nulis kemaren, bukannya tidur, aku malah mengaktifkan TM (layanan Paket nelfon Telkomsel Kartu Perdana Simapati) dan nelfon temen yang namanya Cory. Dia boru sijabat yang dikenalkan salah seorang temanku yang bernama Agus Pakpahan. Asik juga sih ngbrol dengan dia. Bahkan sampai asiknya ngbrol tidak terasa waktu udah lewatbegitu aja sampai jam 2.30 WIB pagi. Bussseett… lama juga aku nelfon, 110 menit. Dahsyat..!!
Tapi itu belum apa-apa sih bila dibandingkan sewaktu aku dua tahun yang lalu… itu masa-masa suramku. Hehe !! aku bilang begitu karena aktifitas nelfon yang ku lakukan hamper setiap hari… dan pernah nelfon dari jam 00.00 WIB sampai 07.00 WIB. Gila ga tuch!!!! Pengeluaran pulsa bisa dikatakan sangat besar. Belanja pribadi mulai ga jelas. Makan aja hamper terancam… Lebay!!!!
Udah selesai nelfon, aku lihat temanku Qbenk telah pulang dari warnet, maklum mahasiswa sibuk nyari tugas, hehe selain itu temanku Surya juga terlihat sangat asik dengan benda mungil ditelinganya sambil berkomat-kamit dan terkadang diselingi tertawa.
Tidak kuhiraukan lagi hal itu, lihat ke kamar, waduh… kasur udah ga ada lagi (maklum, kami menerapkan system koperasi dengan system kehidupan di kontrakan kami, hehe) pergi ke kamar sebelah, mantap… masih ada kasur berwarna hijau yang sudah mulai kehilangan busanya,hehe lipat dua agar tidak dingin…
***
Bangun pagi… wahhhhhhh!!!! Nikmatnya hidup ini, diberikan Tuhan nafas kehidupan. Ga bayar lagi. (Kalau anak ekonomi ngebilangnya barang non ekonomis, karena ga usah bayar,hehe) coba kalau nafas bayar, bisa bangkrut perusahaan!!! Lihat jam di HP, teringat kata dosen ku Ekonomi Anti Korupsi kalau hari ini ada cuti bersama, karena ada teman-teman yang merayakan ibadah. Untuk memastikan itu, aku coba nelfon temen-temen buat nanyain kuliah atau ga hari ini…. Tahu-tahunya temen-temen yang aku tanyain pada ngebilang “aku udah pulang kampong kus, kurang tahu juga kita kuliah atau ga hari ini” waduh…!!! Gawat ni, coba Tanya temen-temen yang lain, ada yang berangkat kuliah, tapi belum tahu apakah masuk atau ga. Dengan kebingungan itu, ambil handuk, mandi!!!! Pakai baju batik… celana yang udah lama belum di cuci (kira-kira udah dua minggu,heheh) ambil tas … sebelum itu, temen ku Qbenk berkata : mana ada kita kuliah, kemaren aja udah aku Tanya dengan biro kalau hari ini ga ada kuliah, makanya ujian kami diundurkan. Mantap!!! pikirku, sesuai banget dengan kata dosen Ekonomi Anti Korupsi. kata-kata temen ku ini semakin aku yakini karena udah ada yang ngomong juga, dosen pula. Baguslah ga kuliah hari ini (dasar!!!)
Tiba-tiba… bunyi HP di kantong celana ku, kuraih dan kujawab telfon dari junior ku itu. “Bang Bapak Dudi dah dating, cepetlah abg datang, sepertinya kita ada kuliah hari ini. Dengan kebingungan aku pergi. “aku pergi dulu ya!!!” seraya pamit dengan teman-teman. Kulangkahkan kaki menuju pasar baru tempat bus kampus nongkrong. Busyettt!!! Banyak banget yang nongkrong… coba jam-jam sibuk, mulai lah bus kampus ini entah kemana keberadaannya. Menurut aku sih, supir bus kampus ada berkolusi dengan angkot-angkot yang ada di daerah kampus.
***
Didalam angkot aku diperdengarkan suatu kata oleh sang supir yang mengatakan bahwa “ini lah kita, lebaran aja berbeda-beda, pantas lah kita banyak bencana” busyettt pikirku, bencana alam dijadikan akibat dari sebab perbedaan lebaran. Oh y, di tengah perjalanan temanku Gibson juga akan berangkat ke kampus, sehingga kami berdua di depan di samping pak supir yang sedang bekerja, hehe (seperti lagu anak-anak ya!!!)
Akhirnya sampai juga di gedung F… segera meluncur!!!! Lihat kiri, kanan, sepi Boss!!! Timbul pertanyaan di kepala ku, “jadi ga ya kuliah hari ini, sepi banget, jangan-jangan pak Dudinya dah pulang nii!!) sampai di ruangan, ternyata pak Dudi telah menerangkan kuliahnya. “permisi Pak!!” “silahkan masuk” mantap…!!!
Hanya ada enam mahasiswa yang datang!!! Ternyata kuliah juga, pikirku!! “pelanggan itu adalah raja, sehingga palayanan kepadanya harus memuaskan dan hal itu akan membuat mereka loyal dan kita akan mendapatkan keuntungan dari mereka” itu pelajaran yang aku dapatkan dari dosenku hari ini. Masih banyak yang lain, tapi menurutku itu yang paling membekas dalam ingatanku.
Dua jam kami belajar kewirausahaan, banyak ilmu yang aku dapatkan hari ini, satu yang buat aku malu dengan pertanyaan dari Pak Dudi yaitu ketika ia bertanya apa indicator penghitungan pertumbuhan ekonomi dan tingkat suku bunga Bank Indoensia. Apa ya, aku juga belum tahu mengenai hal itu. Yang aku tahu angka pertumbuhan dan besaran tingakat suku bunga, bukan dari mana dapatnya angka-angka itu. Benar-benar lah pikirku, masih begitu banyak yang belum aku ketahui dari Jurusan ku ini!
Akhirnya pulang juga, minggu depan kami akan diajarkan oleh dosen yang cakep, kata temenku sih, tapi aku belum mengenal dan bertemu dengan beliau. Menurut infonya beliau adalah pengajar di jurusan manajemen. Mantap ni pikirku, biar ga bosen jadi bervariasi hehe (dasar kau Markus, Markus. Tapi itu normal kan kalau kita itu suka dengan hal-hal yang berbau keindahan. Karena keindahan adalah awal dari kebahagiaan!!! Kata-kata dari mana pula yang aku dapatkan ini.
Menuju ke halte… ahhhhh ternyata bus kampus telah lewat. Telat dikit!! Ku lihat bus kampus, mungkin akan berbelok ke kanan kea rah kampus politeknik padang, kalau ia aku mau pergi ke Fakultas Mipa, tapi ternyata malah belok ke kiri. Dasar sial pikirku!!! ga apa-apa lah, langkahkan kaki dan pergi ke PKM (pusat kegiatan mahasiswa) di parkiran audit ada seorang wanita, menarik menurutku, sedang duduk di dalam sebuah mobil dengan pintu agak terbuka sedikit, sehingga dapat ku lihat siapa didalamnya. Lanjutkan!!! Sampai di PKM ku rogoh saku celana ku untuk kemudian ku ambil teman mungilku untuk menelfon orang tua ku. Setelah itu dari kejauhan tampak ada seorang pria dan wanita yang tidak asing lagi menurutku, siapakah dia, ya dia Irfan dan Roma paribanku, karena ia boru Sitanggang. “Ngapain kau disini?” “ga ngapa-ngapain duduk2 aja untuk nungguin bus” tidak berlangsung lama, muncul dua orang teman ku, Gibson dan Yeni yang baru saja ngambil duit di ATM.
Akhinya datang juga bus yang dinanti. Segera pulang!!! Nyampai juga di kost. TM yang aku buat tadi malam, aku gunakan menelfon teman, setelah itu, aku merasa cukup lelah dan akhirnya tertidur begitu pulas dan bangun jam 16.00-an. Ku lihat HP eits… ada seorang wanita Cathrin namanya. Ku coba untuk menelfonnya, ada sesuatu yang tidak terduga ku dapatkan darinya, dia mengatakan aku telah mengatakan dia sombong, dan terkesan mengatur pribadinya, wah… ada yang tiak beres ni… lantas ku katakan kepadanya bahwa hal itu tidak benar. Aku tidak pernah mengatakan hal itu. Sikap yang semula keras, mulai melembut. Bagus lah pikirku.
Malamnya aku pergi kebaktian keluarga. Suatu kegiatan yang terkadang aku ikuti. Aku mendapatkan pelajaran yang begitu banyak dengan mengikuti kegiatan-kegiatan yang bermanfaat seperti PHD. Selain bertemu degan orang tua, teman-teman dsb.
Dan setelah itu kita pulang. Sudah ngantuk taatkala aku menuliskan hal ini. Tapi hal itu mengalahkan segalanya ketika aku memikirkan hal ini semoga akan bermanfaat untuk teman-teman yang lain. Semoga!!! Harapan ku seperti itu.
Apa lagi ya…???!!!
Oh ya, saatnya tidur, hehe
GBU!!!Padang,16 November 2010 (Pukul 00.15)
Pertama
Ini saat pertama kalinya aku memulai kisah ku. Ku ingin hal ini bisa menjadi inspirasi dan kenang-kenangan ku kelak di hari tua atau ingin ku bagi dengan teman-teman, mungkin ada yang dapat dipelajari dari kisah sehari-hari ku ini.
Malam sebelumnya (Minggu, 14 November 2010) sebelum tidur, seperti biasa aku mengambil HP yang tersimpan di kantung celana untuk kemudian aku mengaktifkan alaram tepat Jam 05.00 (ingin cepat bangun, soalnya dalam angan-agan ku setiap pagi aku ingin setelah bangun melakukan rutinitas yang belum terlaksana sampai dengan saat sekarang ini, saat teduh, olah raga, mandi dan kemudian membaca buku atau Online Baca Website kompas. Hehe
Keesokan harinya, alaram pun berbunyi tapi lagi-lagi rasa kantuk mengalahkan ku. Bukannya aku malah bangun akan tetapi yang ku lakukan malah mematikan alarm yang telah ku aktifkan di Hp miniku yang telah dua tahun menemaniku.
Jam 6 lewat (ga tahu persis berapa) aku terbangun. Hal yang pertama aku lakukan, bangkit dan ambil gelas yang ada di samping tv dan mengarahkannya ke Dispenser yang berada tidak jauh dari tv. Glek-glek… ku minum sampai habis satu gelas air.
Karena hari ini jadual kuliah ku pukul 10.30 WIB, aku bersantai-santai sejenak di depan tv. Ini lah terkadang terus mengiang-ngiang dalam benak kepala ku, betapa terkadang, bahkan sering, waktu ku terbuang begitu saja. Meskipun sebenarnya dapat pula dikatakan waktu itu tidak terbuang begitu saja karena khan diisi dengan menonton.
Setelah itu ku ambil handuk (walaupun ga handuk sendiri sih, hehe… di tempat aku ngontrak sekarang, ada enak ada ga enak nya sih, walaupun yang enaknya lebih banyak dari ga enaknya (untung donk?) ya begitulah,hehe… punya temen yang baik, penuh semangat, and yang satu ini nih, saling berbagi, wah… ngeri ya!!! Ya begitu lah di tempat kontrakan ku bersama teman-teman ku delapan orang, berbagi memakai handuk, sepatu bahkan kaus kaki pun juga berbagai, hehe… masalah yang terakhir ini ni, memakai kaus kaki, salah satu yang dikeluhkan teman ku Qbenk, kadang yang bikini ia jengkel setelah kaus kakinya di cuci kemudian tiba-tiba lenyap (udah dipakai maksudnya) hehe…)
Mandi, guyur sana guyur sini, selesai sudah, tidak perlu lama-lama, yang penting bersih, hehe.. Pakai baju, celana, ambil buku, go!!!!!!!!!!!!!!!!!
Jalan dulu sedikit untuk menuju ke halte bus kampus, lumayan juga sih berjalan bagi semut, hehe … dari kejauhan tampak ada 3 bus sedang nongkrong nungguin mahasiswa and masyarakat yang ingin pergi ke bukit (disini begitu ngomongnya). Lompat!!! Dan duduk!!! Kata guru, Manfaatkan waktu mu ya anak-anak ku kalau pepatah ngomong “Waktu itu adalah uang bos!!!” tanpa banyak Tanya buka tas dan ambil buku Korupsi (wah, mari kita tumpas korupsi, xixixix) buku yang menarik, enak untuk di baca.
Akhirnya sampai juga di kampus, berhenti di gedung F, sambil menenteng buku, lumayan juga ada beberapa lembar telah terbaca ku. Sesampainya di ruangan ternyata bpk Boyce, dosen Ekonomi Politik dan Kemiskinan kami belum tiba hanya ada kak Lusi yang telah tiba dan lagi asik dengan buku ditangannya.
Setelah menunggu lumayan lama, akhirnya bpk yang masih muda itu tiba. Kuliah yang menarik dengan kebingungan terngiang dan berputar-putar dikepala ku. Betapa tidak, sewaktu di kuliah tadi bpk Boy mengatakan apakah Dinas Pertambangan, Lingkungan Hidup dan Penanaman Modal dapat disatukan? Terjadi adu argumen, ada yang mengatakan tidak dan ada yang mengatakan bisa, aku salah satu yang mengatakan bisa.
Kemudaian bpk Boy berusaha menjelaskan bahwa jika dilihat dari sudut ekonomi penggabungan itu bisa dilakukan dan memberikan manfaat debirokratisasi satu pintu, tetapi jika dilihat dari sisi politik hal itu tidak dapat dilakukan karena akan menimbulkan ketidakberesan karena fungsinya tidak berjalan dengan semestinya. Akan tetapi ekonomi politik tidak memandang dari dua sisi itu. Intinya berbica mengenai kepentingan rakyat (Menghitung nilai)
Pikiran ku mulai berkecamuk apalagi dengan ditambah kata bpk itu bahwa penggabungan itu adalah bencana. Lalu ku bertanya kenapa dapat dikatakan bencana? Dan pada akhirnya bpk menganalogikannya dengan dokter umum (setelah digabungkan) kemudian dokter spesialis (tidak digabungkan). Aku menjadi semakin bingung dengan sifat, fungsi dan perannya setelah dan sebelum digabungkan menjadi satu atap.
Pulang dengan kebingungan! Berjalan ke pustaka yang tidak jauh dari gedung kuliah bertemu dengan sadarak junior ku di Jurusan Ilmu Ekonomi, duduk sebentar dan bercakap-cakap kemudian pulang.
Sesampainya dirumah, buka laptop untuk ngelihat-lihat bentar sampai sorenya lakukan pemotretan di belakang rumah. Hehe…
Malam harinya aku Qbenk dan Ture terjadi diskusi hangat mengenai wanita. Oh wanita…. Kau ada menghiasi hari-hari hingga menjadi indah seperti pelangi. Tak dapat kubayangkan betapa indahnya!!! Setelah itu ku buat tulisan ini……
Dan kemudian bersiap untuk tidur, seperti biasa aktifkan Alarm untuk bangun pagi, soalnya mw marathon sama temen-temen, hehe….(Eits, salah satu teman kami, Surya, sedang asik nelfon dengan doi-nya, hehe) Selamat tidur!!!!
Semoga Tuhan Jesus memberkati hari-hari mu. Amin!!!!
GBU!!!!Padang,15 November 2010 (Pukul : 23.00 WIB)